10 Januari 2020

MENGAPA DUKUN DISEBUT ORANG PINTAR, KARENA YANG DATANG KEDUKUN ADALAH ORANG BODOH

Bismillahirrohmanirrohiim

Mari kita bersama-sama mempelajari setiap ilmu-ilmu yang telah Alloh turunkan untuk kita, maka yakinlah kita akan menjadi orang-orang sukses, baik sukses didunia maupun sukses diakhirat nanti…

Mengapa Dukun disebut orang pintar, karena orang yang datang ke dukun adalah orang yang bodoh

Lihatlah banyak dari kasus orang-orang yang datang ke dukun, mereka cendrung seperti kerbau yang di cocok hidungnya.

Banyak dari mereka menuruti apa saja yang diperintahkan oleh sang dukun untuk melakukannya, meski mereka harus mengeluarkan biaya sampai jutaan bahkan puluhan juta rupiah.

Mereka baru tersadar ketika harapan mereka tidak terwujud, meski mereka telah menghabiskan seluruh harta mereka untuk sang dukun. Rugi harta, rugi tenaga, dan ternyata sakit mereka pun tak kunjung sembuh. Dan yang paling menyakitkan adalah mereka akan diadzab oleh Alloh kerena perbuatan mereka datang ke dukun, jika mereka tidak bertaubat kepada Alloh atas perbuatannya itu.

Ada 2 konsekuensi ketika kita datang ke dukun.

Konsekuensi yang pertama adalah shalat kita tidak di terima selama 40 hari dan kita tetap wajib shalat
Rosulullah shallallahu alaihi wasallam bersabdaa :,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim no. 2230, dari Shofiyah, dari beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Konsekuensi yang kedua, maka kita terancam kafir jika kita meyakini ucapan dukun tersebut.
Rosulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.” (HR. Ahmad no. 9532. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Bagi anda yang pernah datang ke dukun, paranormal, ahli spiritual, kiayi atau ustadz yang mempraktekkan ilmu-ilmu perdukunan, yuk segera bertaubat, sesali semua perbuatan buruk tersebut, dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatan itu.

Pastikan taubatan kita adalah taubatan nasuha,  bukan karena kita belum mendapatkan manfaat atau kita merasakan kerugian akibat perbuatan dukun tersebut, kita akhirnya memutuskan tidak datang atau tidak mau datang lagi ke dukun.

Tanamkan dalam hati, meski ada manfaat yang akan kita dapatkan jika kita berobat kepada dukun, tetap kita tidak akan mau datang ke tempat itu, mengapa? karena kita takut akan ancaman dan adzab Alloh kepada kita jika kita datang ke tempat itu.

Semoga Alloh menguatkan kita untuk btidak mau datang ke dukun, dan Alloh permudah kita dalam mencari praktek pengobatan yang sesuai dengan nilai-nilai syariat.

Dan semoga Alloh mengampuni dosa-dosa kita dan mengangkat musibah yang sedang kita alami ini.

Semoga bermanfaat
Salam sukses untuk Anda

🔖Syukron jazakumulloh khoiron atas perhatiannya.

Rendra Bukhori
(RUQYAH TO HIJRAH)
Berdakwah via Ruqyah Syar'iyyah

Kerjasama Pelatihan Ruqyah
0813 8773 9705

JIN TIDAK MENGETAHUI PERKARA YANG GHOIB

JIN TIDAK MENGETAHUI PERKARA YANG GHOIB

Agama kita telah mengajarkan, bahwa perkara yang ghoib itu adalah milik Alloh, karena hal itu merupakan kekhususan Alloh di mata para makhluknya.

Alloh berfirman.

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Katakanlah : “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah”, dan mereka tidak engetahui bila mereka akan dibangkitkan” [an-Naml/27 : 65]

Ketahuilah bahwa, bangsa jin merupakan suatu makhluk yang bersifat ghoib (tidak nampak), namun sebagai seorang yang beriman, kita harus meyakini bahwa keberadaan mereka ada. Karena ciri dari seorang yang beriman adalah mereka beriman kepada yang ghoib.

Alloh subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الــم {1} ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ ِفيهِ هُدَى لِلْمُتَّقِينَ {2} الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ...

“Alif lam mim. Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib...” (QS. Al-Baqarah: 1-3)

Tapi meski bangsa jin bersifat ghoib, ketahuilah bahwa mereka pada hakikatnya sama seperti kita, yaitu sama-sama tidak mengetahui sesuatu yang ghoib, karena perkara yang ghoib itu mutlak milik Alloh, dan ada sebagian dari hal yang  ghoib itu di berikan kepada Para Rosul yang di ridhoiNya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا﴿٢٦﴾إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِنْ رَسُولٍ..

“(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya.... [al-Jin/ : 26-27]

Jadi secara umum, baik manusia maupun bangsa jin, mereka pada dasarnya tidak mengetahui hal yang ghoib.

Pada kisah Nabi Sulaiman sangat jelas terungkap ketidak tahuan mereka (bangsa jin) pada hal yang ghoib.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

فَلَمَّا قَضَيۡنَا عَلَيۡهِ ٱلۡمَوۡتَ مَا دَلَّهُمۡ عَلَىٰ مَوۡتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلۡأَرۡضِ تَأۡكُلُ مِنسَأَتَهُۥۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلۡجِنُّ أَن لَّوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ٱلۡغَيۡبَ مَا لَبِثُواْ فِي ٱلۡعَذَابِ ٱلۡمُهِينِ ١٤

"Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.” (QS Saba : 12-14).

Dalam riwayat yang menceritakan kisah kematian Nabi Sulaiman, di sebutkan bahwa Nabi Sulaiman pada dasarnya telah wafat sekian lama jauh sebelum ia tersungkur karena tongkatnya dimakan rayap.

Tapi sejak ia wafat sampai akhirnya diketahui wafatnya oleh bangsa jin, dengan tanda tersungkurnya Nabi Sulaiman, Selama itu pula bangsa jin tidak mengetahuinya, sehingga mereka tetap harus bekerja seperti yang di perintahkan Nabi Sulaiman kepada mereka, karena jika mereka tidak bekerja, maka mereka akan mendapat hukuman dari Nabi Sulaiman.

Demikianlah Alloh hendak menampakkan kebohongan ucapan dari sebagian bangsa jin kepada para hamba-Nya.

Dahulu, para setan dan jin-jin kafir itu selalu menyebut-nyebut kepada manusia bahwa mereka mengetahui hal-hal yang gaib dan mengerti rahasia alam ini. Mereka sesumbar bahwa mereka tahu apa yang akan terjadi esok hari.

Pada kisah kematian Nabi Sulaiman ini, akhirnya Alloh menampakan kebohongan mereka dan mengajarkan kepada kita, bahwa mereka (bangsa jin) pada hakikatnya tidak mengetahui hal yang ghoib.

Wallahu a'lam

Semoga bermanfaat
Salam sukses untuk Anda

🔖Syukron jazakumulloh khoiron atas perhatiannya.

Rendra Bukhori
(RUQYAH TO HIJRAH)
Berdakwah via Ruqyah Syar'iyyah

Kerjasama Pelatihan Ruqyah
0813 8773 9705

23 Juli 2018

Ancaman Syetan

👽Ancaman Syetan

😱Haruskah kita takut dengan ancaman syetan yang tersebut diatas ??

📲Pesan diatas adalah salah satu ancaman syetan dari bangsa jin yang ada pada diri seseorang yang ingin di ruqyah. Tanpa di sadari oleh orang tersebut, jin yang ada dalam tubuhnya menggerak-gerakan jari jemarinya untuk mengetik pesan di atas.

👉Bagaimana sikap kita terhadap perbuatan tersebut diatas.?

☝Sikap yang harus ada, adalah kita tidak perlu takut akan ancaman itu. Kita harus yakin bahwa syetan itu lemah ketika kita senantiasa meminta perlindungan kepada Alloh. Kita harus yakin bahwa ketika kita senantiasa menjaga hak-hak Alloh, in syaa Alloh akan menjaga kita, keluarga kita dan harta kita.

💡Alloh subhanahu wata’ala berfirman :
إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ يُخَوِّفُ أَوۡلِيَآءَهُۥ فَلَا تَخَافُوهُمۡ وَخَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ١٧٥
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman (QS Ali Imron : 175)

👣Setelah saya berkunjung ke tempat orang yang mengirim pesan itu, dan kemudian melakukan diagnosa terhadapnya, maka kami melihat bahwa gangguan jin yang di alaminya karena perbuatan buruk orang tuanya di masa lalu, orang tersebut yang ternyata masih seorang pelajar SMU, pemuda tersebut menuturkan bahwa ayahnya pernah mengamalkan wirid-wirid yang tidak ada syariatnya, dan ia sejak kecil pun sudah bisa melihat penampakan.

🔆Setelah selesai diagnosa dan berbincang-bincang, kemudian praktek ruqyah pun di mulai dengan mengajarkan ke pemuda itu cara membuat air ruqyah dan ruqyah mandiri, sampai saat itu pun, pemuda tersebut sudah merasakan tidak nyaman pada tubuhnya.

🗣Lalu sesi pembacaan ruqyah pun saya mulai...
Selang waktu tidak terlalu lama ketika di bacakan ayat-ayat ruqyah kepadanya sambil di tekan di bagian tubuhnya, tampak setelah itu pemuda itu pun muntah-muntah yang cukup banyak, bahkan sampai 3 kali sesi pembacaan dan pengusapan di bagian anggota tubuh pasien, pasien pun tetap mengalami muntah-muntah dalam 3 sesi itu.

👍Alhamdulillah sesi ruqyah pun telah selesai, dan ia merasakan banyak perubahan pada dirinya, baik dari sisi fisiknya maupun perasaannya. Beliau sudah tidak merasa berat lagi, lalu perasaan tidak suka dan marah pun sudah hilang.
Begitulah makar syetan yang harus kita waspadai, jangan biarkan syetan ada pada diri kita, dimana mereka akan memberikan keburukan-keburukan pada diri kita, termasuk keburukan pada keturunan kita.

💫Jika kita pernah terjebak pada kesalahan-kesalahan yang ternyata tanpa kita sadari mengundang jin pada diri kita, maka segera kita taubati dan segera hilangkan pengaruh mereka dengan ruqyah syar'iyyah, karena jika mereka masih ada di diri kita, maka keburukan-keburukan akan kita rasakan, seperti keburukan yang di alami oleh pemuda tersebut yaitu beliau sempat meninggalkan shalat selama 2 hari ketika gangguan jin yang ada pada dirinya begitu kuat. Ada perasaan yang berat untuk melaksanakan ibadah yang ingin ia lakukan dan sulit ia lawan pengaruh itu.

👻Begitulah makar syetan atas orang-orang yang di masukinya, lambat laun akan menyesatkan orang tersebut dari jalan Alloh dan ada keburukan-keburukan lainnya tanpa ia sadari.

🔖Wallahu a'lam.....

👆Mudah-mudahan ilmu ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan keseharian kita.

💟Ruqyah Corner💟

🌎Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

====================

LEPASKAN BELENGGU ITU

📃Materi hari ini :

🔖Masa lalu yang buruk mungkin akan menjadi sesuatu yang bisa membelenggu keadaan seseorang, bahkan bagi sebagian orang,  hal itu terasa sulit bagi dirinya untuk keluar dari memori buruk itu.  Ada seseorang yang pernah mengalami trauma pelecehan seksual di waktu kecil,  ada seseorang yang pernah di khianati/ kecewakan oleh seseorang yang ia cintai, ada juga peristiwa lainnnya yang membuat seseorang itu jadi bersedih ketika mengingat kembali memori yang pernah dialaminya,  seperti masa lalu yang pernah di alami oleh seorang ummahat dalam kasus ini :

🔖Ada seorang ummahat yang pernah menceritakan ke kami perihal memori buruknya di masa lalu,  dimana  ketika beliau di ingatkan tentang peristiwa masa lalu ayahnya,  maka beliau pun menangis, beliau sedih kalau ia mengingat masa lalu itu. Beliau menuturkan bahwa ayahnya pernah ingin di bakar massa karena ada satu masalah. Dampak dari kejadian itu sering membuat beliau sedih ketika mengingat kejadian tersebut, bahkan ketika beliau bertemu ayahnya,  kejadian itu seolah-olah beliau ingat lagi hingga membuat beliau menjadi sedih,  karena itu praktis beliau jarang bertemu ayahnya karena tidak ingin sedih ketika bertemu ayahnya.

🔖Keadaan seperti ini tentu  akan menjadi belenggu bagi orang yang pernah mengalami memori buruk tersebut. Untuk itu, bagi kita yang pernah mengalami memori buruk di masa lalu,  maka kita harus berupaya untuk keluar dari keadaan tersebut.  Bagaimana caranya.??

🔖Ketahuilah, bahwa syetan akan terus berbuat makar pada diri kita,  salah satunya adalah dengan terus di ingatkan akan masa lalu buruk yang pernah kiita alami,  apa tujuannya.??  tujuannya adalah untuk membuat kita sedih,  membuat kita marah, bahkan bisa membuat kita merasa tidak ridho dengan taqdir Alloh itu.

🔖Setiap kita mungkin pernah mengalami masa lalu yang buruk dan itu sudah menjadi ketentuan taqdir yang harus kita terima. Peristiwa itu sudah terjadi dan tidak akan bisa di rubah lagi, karena itu sudah menjadi ketentuan dari Alloh untuk kita alami. Yang terpenting bagi kita adalah berusaha menerima taqdir itu dengan lapang dada (ridho) sebagai wujud keimanan kita kepada Alloh,  karena salah satu rukun iman yang harus ada pada diri seorang muslim adalah beriman kepada taqdir Alloh,  baik taqdir yang baik maupun taqdir yang buruk. Jadikan peristiwa yang telah Alloh taqdirkan itu menjadi pelajaran yang berharga untuk kita.  Jangan terpenjara dengan peristiwa yang kita alami itu, memaafkan adalah salah satu bagian dari cara kita melepaskan masa lalu kita itu. 

🔖Jika kita di ingatkan oleh syetan akan peristiwa masa lalu kita,  dan kemudian dari masa lalu itu  ada sikap kita  yang harus kita rubah,  karena terkait perlakuan seseorang terhadap kita.   mungkin kita pernah kecewa,  terluka,  sedih atau perasaan tidak nyaman lainnya, maka berusahalah kita untuk bisa memaafkan orang-orang yang pernah melukai hati kita.  Jangan belenggu diri kita dengan terus membuat syetan senang dengan sikap kita yang belum mau/ tidak mau memaafkan kesalahan seseorang kepada kita.  Ketahuilah Alloh mencintai seorang hamba yang mau memaafkan kesalahan orang lain pada dirinya, karena Alloh adalah Al 'Afuw (Maha Pemaaf) dan kita di perintahkan oleh Alloh  untuk menjadi orang-orang yang senantiasa melakukan kebajikan,  salah satunya adalah memaafkan orang lain yang pernah berbuat kesalahan kepada kita.

🔖Berikut beberapa Firman Alloh yang menjadi motivasi bagi kita untuk memaafkan orang lain :
🔖Alloh adalah Al 'Afuw (Maha Pemaaf)

{إن الله كان عفواً غفوراً}

“Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun” (QS an-Nisaa’:43).
Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimalloh, beliau menafsirkan ayat tersebut diatas dengan berkata, “Artinya: Dia maha memaafkan orang-orang yang berbuat dosa, dengan tidak menyegerakan siksaan bagi mereka, serta mengampuni dosa-dosa mereka. Maka Allah menghapuskan dosa dan bekas-bekasnya dari diri mereka. Inilah sifat Allah Ta’ala yang tetap dan terus ada pada zat-Nya (yang maha mulia), dan inilah perlakuan-Nya kepada hamba-hamba-Nya di setiap waktu, (yaitu) dengan pemaafan dan pengampunan…” (Taisiirul Kariimir Rahmaan (hal. 388).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita membaca doa berikut ketika di waktu malam lailatul qadr :

اللهم إنك عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pema’af, Engkau suka memaafkan (hamba-Mu), maka maafkanlah aku”. (HR at-Tirmidzi (no. 3513) dan Ibnu Majah (no. 3850), dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani).

Kalau kita pernah berbuat dosa dan kesalahan,dan kita ingin di maafkan oleh Alloh, maka sudah semestinya kita pun berusaha memaafkan kesalahan hamba-hamba Alloh yang pernah berbuat salah ke kita.

Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 134)

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf: 199)

🔖Segera lepaskan belenggu syetan pada masa lalu kita,  jika ada orang-orang yang pernah melukai hati kita,  maka segera kita maafkan orang tersebut sebagai wujud kecintaan kita kepada Alloh dan RosulNya dan menyelisihi langkah-langkah syetan yang ingin kita tetap terjebak pada memori masa lalu itu.  Yakinilah bahwa setiap orang bisa berubah,  dan orang-orang yang pernah menyakiti hati kita pun mungkin sudah berubah dan menyesali perbuatan yang pernah mereka lakukan ke kita.  Dengan melepaskan memori masa lalu kita, in syaa Alloh kalau ada penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan syetan,  in syaa Alloh penyakit-penyakit itu akan mudah lepas dari diri kita.

🔖Dengan memaafkan,  selain akan mendatangkan pahala yang besar dari Alloh, mudah-mudahan dengan sikap kita tersebut,  akan mendatangkan rahmat Alloh hingga Alloh memudahkan kita untuk lepas dari belenggu masa lalu buruk tersebut. Dan jika ada penyakit-penyakit atau gangguan jin yang terkait dengan memori buruk dari masa lalu kita,  mudah-mudahan akan lepas dengan ijin Alloh.

🔅Wallahu a'lam.....

👆Mudah-mudahan ilmu ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan keseharian kita.

👤Rendra Bukhori

🌎Website : Ruqyah Corner
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com
Fb : Ruqyah Corner
IG : Ruqyah Corner
Youtube : Ruqyah Corner

====================

PUASA-PUASA YANG TERLARANG

Puasa adalah salah satu amalan yang di cintai oleh Alloh subhanahu wata'ala,  karena Rosulullah shallallahu alaihi wasallam telah mengajarkan kepada kita beberapa macam bentuk puasa yang bisa amalkan sebagai bentuk ketaatan kita kepada Alloh.

Adapun bentuk-bentuk puasa tersebut diantaranya adalah puasa Ramadhan,  puasa 6 hari di bulan syawal,  puasa yaumul bidh,  puasa di hari Arafah,  puasa as syura,  puasa dawud, puasa senin-kamis, dan puasa yang lainnya.

Puasa-puasa tersebut, jika kita amalkan dengan niat ikhlas karena Alloh dan berkesesuaian dengan petunjuk Rosulullah, in syaa Alloh akan mendatangkan pahala disisi Alloh.

Tapi tahukah anda, bahwa di masyarakat kita saat ini, ada bentuk-bentuk puasa yang justru tidak mendatangkan pahala, bahkan dapat mendatangkan kemurkaan Alloh.

Berikut beberapa bentuk puasa yang harus kita hindari agar kita tidak beramal dengan amalan yang sia-sia. diantaranya adalah amalan puasa yang tidak di niatkan murni untuk Alloh, seperti di niatkan untuk mendapatkan ilmu kedigdayaan,  ilmu kebathinan,  untuk memikat seorang wanita,  untuk melancarkan usaha,  dan niat-niat duniawi lainnya.

Allâh subhanahu wata'ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

 Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allâh dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus. (Al-Bayyinah/98: 5)

Dari ‘Umar bin Al Khottob, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena  Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah pada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrah karena dunia yang ia cari-cari atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya berarti pada apa yang ia tuju (yaitu dunia dan wanita, pen)”. (HR Bukhori dan Muslim).

Lalu bentuk puasa lainnya yang harus kita hindari adalah puasa yang di lakukan dengan tidak mengikuti petunjuk Rosulullah shallallahu alaihi wasallam  seperti yang telah kita kenal selama ini, misal : puasa mutih,  yaitu bentuk puasa yang di lakukan dengan ketentuan hanya makan dengan nasi putih atau lauk yang berwarna putih dan air putih saja ketika sahur dan ketika berbuka.

Ada juga puasa ngebleng,  dimana puasa ini di lakukan dengan tanpa terputus atau secara terus menerus dengan waktu yang telah di tentukan,  seperti tiga hari sampai empat puluh hari.  ada lagi puasa weton namanya,  yaitu puasa yang di lakukan untuk memperingati hari kelahiran.

Lalu puasa lainnya adalah puasa ngrowot, yaitu jenis puasa yang di lakukan dengan menu vegetarian,  bahkan cendrung menghindari jenis makanan hewani.  selain vegetarian,  puasa ini juga tidak di perkenankan untuk di beri tambahan perasa,  seperti rasa asin,  manis dan asam.

Mengapa puasa-puasa tersebut harus kita hindari??
di mana letak kesalahan puasa-puasa tersebut??

Letak kesalahannya yaitu yang pertama adalah adanya perbuatan mengharamkan apa-apa yang di halalkan oleh Alloh subhanahu wata'ala untuk kita konsumsi, yaitu berupa larangan untuk mengkonsumsi makanan selain dengan nasi putih dan air putih saja,  lalu ada juga larangan memakan makanan hewani dan perasa makanan.

Seperti kita ketahui, bahwa hukum asal makan dan minum adalah halal sampai ada dalil yang mengharamkannya. artinya adalah setiap makanan dan minuman boleh kita konsumsi,  kecuali makanan dan minuman yang di haramkan oleh Alloh, baik yang di haramkan ole Alloh di dalam Al Qur'an,  as sunnah maupun ijma para ulama.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قُلْ أَرَأَيْتُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ لَكُم مِّن رِّزْقٍ فَجَعَلْتُم مِّنْهُ حَرَامًا وَحَلَالًا قُلْ آللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ ۖ أَمْ عَلَى اللَّهِ تَفْتَرُونَ وَمَا ظَنُّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Katakanlah, ‘Terangkanlah kepadaku tentang rizki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal.’ Katakanlah, ‘Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-ada saja terhadap Allah? Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari Kiamat…” [Yunus: 59-60]

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَٰذَا حَلَالٌ وَهَٰذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ مَتَاعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, ‘Ini halal dan ini haram,’ untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka adzab yang pedih.” [An-Nahl: 116-117]

Lalu kesalahan lainnya adalah tidak adanya landasan yang syar'ie atas amal tersebut.  seperti kita ketahui,  bahwa asal ibadah adalah haram sampai ada dalil/ landasan atas perbuatan tersebut. Setiap amal ibadah akan di sertai landasan atas amal tersebut,  karena Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda berpesan kepada umatnya untuk tidak mengerjakan sebuah amal,  kecuali sudah jelas ada landasan hukum syar'ienya.

Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”(HR Bukhori dan Muslim)

Dalam riwayat lainnya juga disebutkan,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.”(HR Muslim)

Lalu kesalahan selanjutnya adalah karena ada unsur tasyabuh/ penyerupaan kepada kaum kuffar.

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)

Seperti kita ketahui bahwa,  puasa-puasa tersebut diatas merupakan bagian dari ajaran kejawen. dan tentunya bagi seorang muslim, ketika ia mengetahui bahwa amal tersebut merupakan bagian dari ajaran agama lain, dan bukan berasal dari islam,  maka haram baginya untuk melakukan amalan tersebut.

Demikianlah beberapa bentuk puasa yang harus kita hindari,  agar kita tidak beramal dengan amalan yang sia-sia.  cukupkan diri kita dengan amal-amal yang berasal dari Alloh dan RosulNya,  karena syarat di terimanya amal adalah ketika amal tersebut ikhlas dan berkesesuaian dengan petunjuk Rosulullah.

Alloh firman Allah,

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk: 2).

Al Fudhail bin iyadh,  ketika beliau menafsirkan ayat diatas,  beliau berkata, “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).”

Lalu Al Fudhail melanjutkan,  “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima. Amalan barulah diterima jika terdapat syarat ikhlas dan showab.

Amalan dikatakan ikhlas apabila dikerjakan semata-mata karena Allah. Amalan dikatakan showab apabila mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Adapun amal-amal yang tidak ada landasannya,  maka sebaiknya kita tinggalkan. tidak cukup bagi kita beramal dengan niat baik saja, karena kebaikan yang sejati adalah kebaikan yang bersumber dari Alloh dan RosulNya.

Ketahuilah, apa-apa yang telah Alloh perintahkan untuk kita kerjakan,  maka itu merupakan sebuah kebaikan untuk kita,  dan apa-apa yang Alloh perintahkan untuk kita tinggalkan, maka yakinilah itu pun merupakan kebaikan untuk kita.

Catatan tambahan :
Ketahuilah, jika kita senantiasa masih melakukan puasa-puasa yang terlarang tersebut, selain terancam akan terjatuh pada perbuatan yang di haramkan atau termasuk perbuatan yang sia-sia karena melakukan amalan yang tidak di contohkan, ada tambahan dampak buruk dari perbuatan tersebut,  yaitu perbuatan tersebut merupakan sarana syetan untuk masuk ke dalam tubuh manusia.   Dari pengalaman yang ada,  orang-orang yang senantiasa melakuka.n perbuatan tersebut, ternyata mereka positif mengalami gangguan jin. Jika jin sudah masuk ke tubuh seorang manusia,  maka akan banyak keburukan-keburukan yang akan mereka alami,  diantaranya : gangguan pada fisik,  gangguan pada perasaan dan pikiran,  gangguan di waktu tidur dan yang utama adalah gangguan pada saat ibadah.

Jadi yang terbaik adalah segera jauhi amal  persebut,  agar kita terlindungi dari dampak buruk atas amal tersebut.

wallahu a'lam

Rendra Bukhori
Ruqyah Corner

🌎Website : Ruqyah Corner
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

Fb : Ruqyah Corner
IG : Ruqyah Corner
Youtube : Ruqyah Corner

Jika Kamu Sabar Maka Bagimu Surga

Belajarlah dari kisah shahabiyah berikut, yaitu kisahnya ummu Zufar al-Habasyiyyah yang memiliki keimanan yang kuat kepada Alloh hingga membentuk kepribadian yang kuat pada dirinya hingga ia mampu bersabar atas ujian yang sedang ia rasakan dalam kehidupannya.

Kekuatan jiwa sangat penting bagi kepribadian seorang muslim.  kekuatan jiwa muncul karena keimanannya yang kuat kepada Alloh subhabahu wata'ala.  Dengan jiwa yang kuat, in syaa Alloh kita akan mudah menjalani satu taqdir dari Alloh yang terasa tidak menyenangkan untuk kita rasakan, baik itu dalam bentuk perasaan kehilangan sesuatu atau karena penyakit yang sedang kita alami, atau karena hal lainnya.

Kisah berikut ini mudah-mudahan dapat menginsipirasi kita untuk sabar terhadap penyakit yang sedang kita derita ini. berikut kisahnya :

Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”


Aku menjawab, “Ya”


Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dialah salah satu wanita penghuni surga.

Wanita hitam yang datang menghadap Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, wanita tersebut berharap bila Rosulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam berkenan mendoakannya atas penyakit yang sedang ia derita.

Wanita tersebut berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah wahai Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untukku agar Allah Menyembuhkan ku.’


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’


Kemudian wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Lihatlah begitu kokohnya kepribadian wanita tersebut, seorang yang sangat kuat keimanan dan ketawakkalannya kepada Alloh dan begitu yakinnya ia akan janji Rosulnya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Surga baginya lebih layak di perjuangankan karena lebih besar keutamaannya dari pada rasa sakit yang ia rasakan di dunia.

Shahabiyah tersebut lebih rela bersabar atas penyakitnya demi mendapatkan surga yang di janjikan oleh Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena keyakinannya yang kuat terhadap diri Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa ia akan mendapatkan surga dengan kesabarannya menanggung penyakit yang sedang ia derita itu.

Lalu pelajaran lainnya yang bisa kita petik dalam kisah tersebut, yaitu terkait keistiqomahannya menjaga perintah-perintah yang telah Alloh tetapkan untuknya sebagai seorang wanita, yaitu menutup auratnya (anggota tubuh yang tidak boleh di lihat oleh orang lain).

Dalam QS Al Ahzab : 59

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Ahzab : 59)

Alloh telah memerintahkan bagi setiap wanita dewasa (baligh) agar mereka menutup tubuhnya dengan kain ke seluruh tubuh mereka, karena tubuh mereka adalah aurat terhadap orang lain yang bukan mahramnya.

Shahabiyyah tersebut tidak malu dengan penyakit yang ia derita. dan ia pun tidak malu ketika penyakitnya sedang kambuh, tapi ia merasa malu ketika auratnya tersingkap dihadapan orang lain, sedang ia sedang dalam keadaan tidak sadar ketika hal itu terjadi. padahal secara hukum, seseorang yang tersingkap auratnya sedang ia tidak menyadarinya, maka orang tersebut tidak dianggap berdosa, karena apa yang terjadi pada dirinya (aurat yang tersingkap) bukan merupakan kehendak dirinya.

Tapi karena dasar keimanan yang kuat bahwa ia harus menutup auratnya karena demikianlah ketentuan yang telah Alloh perintahkan untuknya, oleh karena itu shahabiyah tersebut pun meminta satu permintaan agar ketika penyakitnya sedang kambuh,  auratnya dapat tetap terjaga dari pandangan orang lain,  dan dikabulkanlah permintaan tersebut oleh Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tapi jika kita melihatlah kebanyakan kaum wanita saat ini, kebanyakan dari mereka justru tidak malu untuk memperlihatkan aurat mereka dihadapan orang lain yang bukan mahramnya, bahkan di hadapan jutaan pasang mata pun mereka tidak merasa risih, padahal mereka seorang muslimah. seakan-akan mereka tidak takut akan adzab Alloh buat mereka, dan mereka tidak yakin akan janji surga yang akan Alloh berikan kepada setiap orang yang mentaati perintah Alloh.

Mudah-mudahan Alloh memberikan taufiqnya kepada kita semua untuk senantiasa istiqomah menjalankan apa-apa yang telah Alloh tetapkan untuk kita laksanakan, baik yang bentuknya perintah untuk melaksanakan sesuatu yang telah Alloh tetapkan untuk kita lakukan, maupun perintah untuk menjauhi sesuatu yang Alloh larang untuk kita lakukan. dan mudah-mudahan Alloh memberikan kita kesabaran atas ujian yang Alloh berikan untuk kita lalui, baik itu yang bentuknya penyakit, atau masalah-masalah lainnya, karena dengan kesabaran itu, mudah-mudahan Alloh perkenankan kita untuk menjadi penghuni Surga yang abadi keindahan dan kenikmatannya.

Wallahu a'lam

Rendra Bukhori
🔰Ruqyah Corner🔰

📱Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com
💻Fb : Ruqyah Corner
📱IG : Ruqyah Corner
📷Youtube : Ruqyah Corner

Group Whatsapp Ruqyah Corner
Untuk Ikhwan
👉Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp RUQYAH CORNER IKHWAN :: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f

👩Untuk Akhwat
👉Ikuti tautan ini untuk bergabung ke group RUQYAH CORNER AKHWAT : https://chat.whatsapp.com/9xKlWhWXmUqGUedWcFY9Ov

09 April 2018

Sihir Tulang Punggung Agama Syetan

SIHIR TULANG PUNGGUNG AGAMA SYETAN

Sihir = Pelakunya terancam kekafiran

Dalilnya adalah firman Allah Taala
,وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَPadahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia(QS. Al Baqarah: 102). Dalil ini yang menunjukkan bahwa tukang sihir itu kafir.

Sihir = Dosa besar

Di sebutkan di dalam hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَاتِ

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda: “Jauhilah tujuh (dosa) yang membinasakan!” Mereka (para sahabat) bertanya: “Wahai, Rasûlullâh, apakah itu?” Beliau menjawab: “Syirik kepada Allâh, sihir, membunuh jiwa yang Allâh haramkan kecuali dengan haq, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling dari perang yang berkecamuk, menuduh zina terhadap wanita-wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman, dan yang bersih dari zina”. [Hadits shahîh riwayat Bukhari, no. 3456; Muslim, no. 2669].

Wallahu a'lam

Ruqyah Corner
Www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

Bahaya Penggunaan Jimat

Bahaya Penggunaan Jimat


Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
“Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim).

Dari ‘Imron bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ « وَيْحَكَ مَا هَذِهِ ». قَالَ مِنَ الْوَاهِنَةِ قَالَ « أَمَا إِنَّهَا لاَ تَزِيدُكَ إِلاَّ وَهْناً انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِىَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَداً
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat di lengan seorang pria gelang yang dinampakkan padanya. Pria tersebut berkata bahwa gelang itu terbuat dari kuningan. Lalu beliau berkata, “Untuk apa engkau memakainya?” Pria tadi menjawab, “(Ini dipasang untuk mencegah dari) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Gelang tadi malah membuatmu semakin lemah. Buanglah! Seandainya engkau mati dalam keadaan masih mengenakan gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya.” (HR. Ahmad 4: 445 dan Ibnu Majah no. 3531).

Syetan dengan tipu dayanya cendrung mengarahkan seseorang yang memiliki jimat untuk memberikan perhatian yang lebih pada jimat tersebut, bahkan hingga tanpa disadari terpautnya hati orang yang memilki jimat tersebut dengan jimat yang ada padanya. Jika sudah demikian, maka Rosulullah menyebutkan bahwa Alloh akan berlepas diri terhadap orang itu. Naudzubillah mindzalik. 

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
“Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim).

Menilik suatu kasus, ada seseorang yang memiliki jimat, dan sang dukun menyampaikan bahwa jimat itu harus di bawa kemanapun ia pergi, kecuali ke kamar mandi, lalu pada suatu ketika, ia terlupa membawa jimat yang senantiasa ia bawa, orang tersebut pun merasa gelisah karena sebab tertinggalnya jimat tersebut. Bagi orang memiliki ilmu kebal karena pengaruh jimat, maka ketika ia terlupa membawa jimatnya atau jimatnya hilang, maka orang tersebut pun merasa seperti tidak punya kekuatan apa-apa ketika ia sedang berhadapan dengan orang lain sebagai musuhnya.

Wallahu a'lam

Mudah-mudahan yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

¤ Ruqyah Corner ¤

Sumber : 
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com



15 Maret 2018

Ilmu Kebal adalah Ilmu Syetan


Rosulullah shallallahu alaihi wasallam manusia biasa, dan beliau terluka

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah terluka di dalam perang. Adalah Fatimah dan ‘Ali yang datang merawat beliau, dengan membersihkan wajah beliau dari darah, dan menutupi lukanya dengan tikar yang dibakar.

Referensi: HR Bukhari vol. 1 no. 244.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، سَمِعَ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ السَّاعِدِيَّ،، وَسَأَلَهُ النَّاسُ، وَمَا بَيْنِي وَبَيْنَهُ أَحَدٌ بِأَىِّ شَىْءٍ دُووِيَ جُرْحُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ مَا بَقِيَ أَحَدٌ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، كَانَ عَلِيٌّ يَجِيءُ بِتُرْسِهِ فِيهِ مَاءٌ، وَفَاطِمَةُ تَغْسِلُ عَنْ وَجْهِهِ الدَّمَ، فَأُخِذَ حَصِيرٌ فَأُحْرِقَ فَحُشِيَ بِهِ جُرْحُهُ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Muhammad –yaitu Ibnu Salam–,
dia berkata telah mengabarkan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Abu Hazm,
ia mendengar Sahl bin Sa’d As Sa’idi ditanya oleh manusia –sedang saat itu antara aku dan dia tidak ada seorangpun yang lebih mendengar tentang pengobatan luka yang diderita Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam–,
ia menjawab: Tidak ada seorang sahabat yang masih hidup yang lebih tahu tentang itu daripada aku.

Pernah ‘Ali datang membawa perisai berisi air, lalu Fatimah membersihkan darah yang ada di wajah beliau, lalu diambilnya tikar kemudian dibakar dan ditempelkan pada lukanya.

💟RUQYAH CORNER💟

🌎Blog Ruqyah Corner :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

14 Maret 2018

Ruqyah Syar'iyyah Da'wiyyah

📝Pengalaman Ruqyah :
🔆Ruqyah Syar'iyyah Da'wiyyah

🔖Alhamdulillah setelah sekian lama menghabiskan waktu untuk menekuni "ilmu-ilmu" yang tidak ada gunanya, pria yang satu ini akhirnya rela dan dengan kesadaran yang penuh menghilangkan ilmu-ilmu yang pernah di raihnya.

💫Kesadaran itu ia peroleh karena ia merasa ada yang tidak beres dengan "ilmu-ilmu" yang ia dapatkan selama ini.

🗣Pria ini mengaku bahwa selama ia menjalani "ilmu-ilmu" tersebut, kehidupannya cendrung tidak tenang, seperti : rasa emosi yang gampang meledak-ledak, sering merasa lupa atau linglung, melaksanakan ibadah bukan karena Alloh (karena tuntutan pesan dari gurunya terkait ilmu yang ia dapatkan), Senantiasa bersuudzon kepada orang lain, dan perbuatan buruk lainnya.

💡Dengan metode Ruqyah Syar'iyyah Da''wiyyah yang di sampaikan oleh Ustadz Ian Abu Hafidz, akhirnya pria ini mampu melawan perasaan yang sedang berkecamuk dalam dirinya.

🔅Beliau menuturkan bahwa sejak awal ia janjian dan pada saat bertemu ustadz ian, segala rasa ada dalam dirinya, seperti : perasaan ingin membatalkan keinginannya untuk ruqyah, perasaan marah, perasaan ingin pulang, perasaan cemas, rasa sakit (demam) dan perasaan lainya, termasuk keinginan yang begitu besar untuk merokok, tapi hal itu dilarang oleh ustadz ian, dan pasien itu pun nurut sebagai bentuk perlawanan dirnya atas pengaruh gangguan yang sedang ia alami.

🔖Selain dengan menyampaikan muatan dakwah kepada pria ini, Metode ruqyah tanpa kesurupan juga diterapkan dengan tujuan memaksimalkam kesadaran pasien, hingga pasien mampu melawan perasaan yang muncul pada dirinya, hingga tanpa di sadari hal itu merupakan bentuk perlawanan pasien terhadap jin yang ada dalam tubuhnya.

🔆Terlihat dalam praktek, pasien tidak mengalami kesurupan. Pada awal terapi terlihat hanya seperti merasakan rasa sakit yang muncul pada dirinya, pasien pun berusaha melawan gejolak yang ada dalam dirinya yang ingin melepaskan emosinya, tapi karena terus diingatkan, maka tidak ada gerakan yang berarti kecuali gerakan tubuh pasien seperti menahan rasa sakit pada tubuhnya, lalu setelah itu pasien pun mengalami muntah-muntah.

❇Meski terapi belum sempat selesai, namun pria itu telah merasakan banyak pengurangan pada dirinya ,baik yang bersifat perasaan atau rasa sakit pada tubuhnya. Terapi ruqyah in syaa Alloh akan di lanjutkan oleh diri pasien sendiri sendiri, mengingat beliau telah mampu melawan pengaruh yang begitu kuat dalam dirinya. Jika tidak di awali dengan metode ruqyah da'wiyyah dan metode ruqyah tanpa kesurupan, maka bentuk gangguan yang di alami oleh pria ini termasuk ke dalam gangguan yang berat dan akan membuat pria ini kesurupan jika langsung di bacakan ayat-ayat ruqyah kepadanya.

🛑Sebagai penutup, Kita ucapkan doa untuk pria ini, semoga Alloh terus memberikannya hidayah, agar upaya yang telah ia lakukan berdampak positif bagi keimanannya dan dapat memudahkan dirinya untuk lebih istiqomah menjalankan ketaatan kepada Alloh karena sebab berkurang atau hilangnya gangguan yang ada pada dirinya. Aamiin.

👉Untuk anda yang masih memiliki "ilmu-ilmu" warisan syetan, ayo segera hilangkan dengan taubatan nasuha dan ruqyah syar'iyyah agar kita kembali kepada Alloh dengan hati yang suci, yang bersih dari noda-noda kesyirikan.

🔆Wallahu A'lam

👆Mudah-mudahan pengalaman ruqyah ini bermanfaat buat kita semua...

🔰KRS Dakwah Via Ruqyah Syar'iyyah🔰

#Tegakan Tauhid jauhi Syirik#
#Hidupkan Sunnah jauhinBid'ah#
#Ruqyah Syar'iyyah Da'wiyyah#
#Ruqyah Tanpa Kesurupan#

Bloking Mental Penghalang Berpengaruhya Bacaan Ruqyah

📝Materi Group Ruqyah Corner hari ini :
📛Bloking Mental Penghalang Berpengaruhya Bacaan Ruqyah

❇Ada satu keadaan yang mungkin dialami oleh seorang peruqyah, dimana ada seorang pasien yang ketika di ruqyah tidak mengalami reaksi atau reaksi yang muncul hanya selintas setelah itu hilang atau tidak muncul reaksi kembali.

🔆Salah satu yang menghalangi berpengaruhnya bacaan yang di baca oleh seorang peruqyah adalah karena adanya bloking mental yang ada pada diri pasien ruqyah. Untuk itu penting bagi seorang peruqyah atau pasien ruqyah untuk mengetahui seperti apa bentuk-bentuk bloking mental yang biasa muncul pada diri pasien. Bentuk-bentuk bloking mentalnya seperti berikut ini :
🔹Perasaan menyepelekan peruqyah (dari sisi suara, cara membaca maupun pengalaman dalam meruqyah)
🔹Perasaan tidak akan bermanfaat ruqyah yang di lakukan oleh orang lain kepada kita (pasangan kita, orang tua kita kerabat kita, atau teman kita) selain oleh peruqyah yang kita percayai.
🔹Perasaan bosan dengan bacaan ruqyah yang di baca oleh seorang peruqyah.
🔹Perasaan merasa tidak akan berpengaruh bacaan ruqyah seorang peruqyah atas dirinya
🔹Dan pikiran-pikiran/ perasaan-perasaan negative lainnya yang muncul pada jiwanya tapi tidak di tepis oleh kita.

🔖Wallahu A'lam

👆Mudah-mudah ilmu yang sedikit ini bermanfaat...

💚Ruqyah Corner💚

🌎Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👨‍👨‍👦‍👦Group Whatsapp Ruqyah Corner

👉Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f

Efek Positif Penggunaan Bidara

🛑Efek Positif Penggunaan Bidara

🔅Ada satu testimoni yang Di sampaikan oleh pasien yang telah saya ruqyah, berkait manfaat penggunaan bidara dengan gangguan yang ia alami.

🔖Pasien tersebut mengatakan, bahwa setelah ia mengkonsumsi ( tanpa ia sadari) yang di berikan oleh ibunya pada makanan dan minumannya, serta air yang juga di campur dengan bidara yang ia gunakan untuk mandi, alhamdulillah beliau merasa  ada perubahan pada dirinya, yaitu berubahnya perangai yang dulunya terlihat buruk menjadi agak lebih baik, dan ia merasa agak semangat juga dalam melakukan ibadah karena sebab hal itu.

💫Tanpa ia sadari apa yang di lakukan oleh ibunya tersebut sedikit demi sedikit mengurangi pengaruh gangguan jin yang ada pada dirinya. Ibunya tersebut mengaku, hal itu ia lakukan setelah mendengar penyampaian oleh seorang praktisi ruqyah syar'iyyah, bahwa salah satu cara melemahkan pengaruh kekuatan jin adalah dengan mengkonsumsi atau menggunakan bidara dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti mandi dengan sabun dan shampoo bidara, minum dengan teh bidara, atau makanan dan minuman yang di campur dengan minyak bidara,dan lain sebagainya..

💡Tapi perlu di ingat, bahwa hal itu bukan solusi yang utama dan hanya bersifat sementara.

🔰Hal utama yang harus kita lakukan untuk menghindari atau menghilangkan gangguan yang kita alami adalah kita senantiasa bertaqwa kepada Alloh, yakni taat melaksanakan perintah Alloh dan menjauhi segala larangan Alloh.

🛑Tapi kalau anda tertarik untuk mencobanya, silahkan anda lakukan...

👉Tertarik mencoba..??

💫Silahkan di ujicobakan kepada diri kita, keluarga kita dan kerabat kita...

🗣Di tunggu testimoninya ya..

💟Ruqyah Corner💟
Group Whatsapp Ruqyah Corner
Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f

08 Maret 2018

Cara Mendeteksi Gangguan Jin


🔎Cara Mendeteksi Gangguan Jin👻


💫Ada 5 Cara yang bisa kita lakukan untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan pada diri kita atau orang lain yang kita curigai mengalami gangguan jin. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan, diantaranya adalah :
🔅Pembacaan teks dakwah untuk bangsa jin
🔹Dari beberapa uji coba yang kami lakukan terhadap orang-orang yang mengalami ganguan jin, cara ini in syaa Alloh bisa kita gunakan untuk mendeteksi keadaan gangguan yang di alami oleh seseorang. Caranya mudah, yakni hanya dengan cara membaca teks dakwah yang berisi seruan dakwah kepada bangsa jin (lihat materi Teks Dakwah Untuk Bangsa Jin) untuk bertaubat kepada Alloh dan keluar dari tubuh yang mereka masuki.
🔹Jika di dalam diri kita atau orang yang kita kirimkan teks tersebut memiliki riwayat gangguan dari bangsa jin, in syaa Alloh akan muncul reaksi dari pembacaan teks dakwah tersebut, misalnya muncul rasa pusing, mata melotot, tidak senang dengan teks tersebut, sakit, mual dan rasa yang lainnya.  Rasa yang muncul tersebut merupakan tanda adanya gangguan jin pada diri orang yang telah membaca teks dakwah tersebut.

🔅Mengkonsumsi herbal sunnah (lebih utama yang sudah di ruqyah)
🔹Dari beberapa uji coba yang kami lakukan, Herbal-herbal yang di sunnahkan oleh Rosulullah shallallahu alaihi wasallam, terkhusus daun bidara dan habatussauda walaupun belum di ruqyah in syaa Alloh dapat menjadi sarana pendeteksian keadaan gangguan seseorang.
🔹Untuk lebih menguatkan pendeteksian keadaan gangguan yang kita alami, maka baiknya campur herbal-herbal sunnah yang utama seperti habatussauda, zaitun, daun bidara dan madu. Lalu semua herbal tersebut di ruqyah, in syaa Alloh hasilnya akan lebih positif, artinya jika Seseorang yang mengalami gangguan jin itu mengkonsumsi herbal sunnah tersebut, pada sebagian kasus dapat memunculkan reaksi yang menandakan ada gangguan pada diri orang tersebut. Reaksi yang muncul biasanya seperti : pusing, sakit tenggorokan, sakit di pundak, mual, bahkan sampai muntah

🔅Mendengarkan audio ruqyah
🔹Mendengarkan audio ruqyah dalam waktu tertentu dengan penuh konsentrasi, juga dapat kita upayakan untuk pendeteksian ada tidaknya gangguan pada diri kita.

🔅Melakukan ruqyah mandiri
🔹Selain langkah tersebut diatas, ruqyah mandiri pun in syaa Alloh juga bisa kita gunakan untuk sebagai  sarana pendeteksian ada tidaknya gangguan pada diri kita, bahkan ruqyah mandiri juga bisa kita upayakan untuk penyelesaian gangguan yang kita alami, walaupun memang ada sebagian orang yang meragukan keefektifan dari ruqyah mandiri dalam membantu  menyelesaikan suatu gangguan, tapi jika kita yakin bahwa Alloh yang menyembuhkan penyakit kita, dan kita berani melawan reaksi yang akan muncul pada diri kita, in syaa Alloh ruqyah mandiri sangat efektif untuk membantu menyelesaikan gangguan yang kita alami.

🔅Di ruqyah oleh orang lain
🔹Cara ini adalah cara yang termudah yang bisa kita lakukan, yakni dengan memanggil peruqyah untuk meruqyah diri kita. Selain sebagai sarana sebab untuk menggapai kesembuhan, dengan memanggil seorang peruqyah yang kita percayai, in syaa Alloh kita pun akan mendapatkan ilmu penunjang tentang hal-hal yang berkaitan dengan gangguan yang kita alami dan bagaimana caramendapatkan kesembuhan dari gangguan yang kita alami. Hakikatnya yang di butuhkan oleh kita untuk menyelesaikan gangguan pada diri kita adalah ilmu syar'ie, terkhusus ilmu tentang ruqyah syar'iyyah dan penanganan gangguan jin.

🔖Wallahu a'lam

👆Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat

👤Rendra Bukhori
KRS (Komunitas Ruqyah Syar'iyyah)

www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👉Kerjasama Pelatihan ruqyah

👇silahkan menghubungi no berikut :
📱0895 0602 3844
(Rendra Bukhori)
==================

Doa untuk yang sedang sakit


🎀Doa untuk anda yang sedang sakit


🔅Untuk anda yang masih merasakan sakit yang tak kunjung reda, baik penyakit medis, maupun non medis hingga saat ini..

💫Terkhusus untuk anda yang masih mengalami gangguan jin, meski anda tak pernah putus asa untuk terus melakukan ruqyah mandiri, mengkonsumsi herbal sunnah atau bahkan telah di ruqyah hingga berkali-kali., lakukan terus itu dan jangan pernah putus asa hingga Alloh taqdirkan yang terbaik buat diri-diri kita.

🔖Yakinilah bahwa penyakit yang kita derita, merupakan cara Alloh mengingatkan diri kita akan kelemahan kita sebagai seorang manusia, dan tentunya kita sangat membutuhkan pertolongan Zat yang Maha Kuat yaitu Alloh subhanallah wa ta’ala

🌈Teruslah memohon kepada-Nya, panjatkan doa di setiap hari-hari kita, dekatkan diri-diri kita kepada Zat yang sayang kepada para hamHba-Nya, dan mohonlah agar di berikan yang terbaik buat diri-diri kita… Yakinilah…, in syaa Alloh, Alloh akan memberikan kesembuhan atas penyakit yang kita derita.
Dan Mintalah kepada Alloh agar diberikan kesabaran untuk mampu menanggung derita atas penyakit tersebut, lalu harapkan pahala yang besar atas kesabaran yang telah kita lakukan, mudah-mudahan Alloh menghapus kesalahan-kesalahan kita karena sebab penyakit yang kita derita..

👤Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim)

🌱Mudah-mudahan dengan sebab penyakit yang kita derita tersebut, itulah cara bagi Alloh untuk meninggikan derajat para hambaNya dan sebagai bentuk kasih sayang-Nya agar Dia menghapuskan banyak kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan oleh seorang hamba. sebagaimana Firman-Nya : “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30).

👉Teiring doa dari kami untuk anda yang sedang sakit, mudah-mudahan Alloh menyembuhkan diri anda dan memberikan pahala yang besar atas kesabaran anda dalam menanggung rasa sakit yang anda derita

🔖Wallahu a’lam

👆Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

👤Rendra Bukhori
KRS (Komunitas Ruqyah Syariah)

🌎Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

Group Whatsapp Ruqyah Corner
Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f

====================

Dampak Perbuatan Buruk Orang Tua Pada Anak


💫Dampak Buruk Perbuatan Buruk Orang Tua

🔅Salah satu bentuk gangguan yang banyak terjadi pada diri manusia adalah gangguan yang di sebabkan perbuatan buruk dari orang tua yang pernah di lakukan pada masa lalu.

🔖Dari beberapa kasus yang ada,  bangsa jin ternyata dapat memiliki akses untuk memberikan gangguan pada keturunan dari seseorang yang pernah melakukan suatu perbuatan buruk yang menjadi sebab munculnya gangguan jin. Kasus terbanyak yang di rasakan oleh sebagian manusia di kenal dengan gangguan jin nasab.

🌀Ada beberapa contoh kasus yang kami sajikan pada artikel ini terkait dengan dampak buruk perbuatan buruk orang tua terhadap keturunannya,  diantaranya tersebut pada kasus berikut :
Kasus yang di alami oleh seorang anak remaja, dimana ada seorang anak yang berusia belasan tahun yang pernah kami ruqyah, ketika di ruqyah ruqyah, reaksi yang muncul dari anak tersebut, menunjukan reaksi seperti gerakan seekor macan, tapi sebelum bergerak lebih dahsyat lagi, maka kami tekan perut dan punggungnya sambil terus di bacakan ayat-ayat ruqyah kepadanya, dan alhamdulillah ia pun mengalami muntah-muntah.

✨Ketika sesi ruqyah telah selesai, maka kami bertanya kepada anak tersebut, apakah ia pernah belajar ilmu kebal atau kebathinan, atau apakah ia pernah mengamalkan wirid-wirid tertentu, atau apakah ia memiliki jimat pemberian orang tuanya. Maka anak tersebut pun mengatakan bahwa ia tidak memiliki apa pun yang tadi kami tanyakan. Lalu kami bertanya kembali, apakah orang tuanya memiliki ilmu-ilmu kekebalan atau yang sejenisnya, maka sang anak pun mengatakan iya, bahwa ayahnya memang memilki ilmu yang seperti itu.

🔅Subhanalah, hal itu lah yang menjadi penyebab anak itu bereaksi seperti macan ketika di ruqyah, jadi karena sebab orang tuanya memiliki ilmu seperti itu, maka imbasnya anaknya merasakan pengaruh dari ilmu yang di miliki ayahnya. Tanpa ayah dan anaknya sadari, ternyata ada syetan dari bangsa jin yang memasuki diri sang anak.

💫Pada kasus yang lain, kami temukan ada seorang anak wanita yang mengalami keluhan hingga akhirnya ayah dari anak tersebut pun meminta seorang peruqyah untuk meruqyah anaknya. Dan ketika di ruqyah, reaksinya anak tersebut mengalami kesurupan, lalu jin yang ada dalam tubuh anak itu pun berkata kepada peruqyah ketika si peruqyah menyuruh jin tersebut untuk keluar
Jin berkata : “BAIK SAYA AKAN KELUAR, TAPI ANAK ITU HARUS IKUT SAYA ATAU JADI TUMBAL SAYA, KARENA SUDAH SEKIAN LAMA SAYA TELAH MEMBANTU BAPAKNYA UNTUK MENSUKSESKAN APA YANG DIINGINKAN OLEHNYA”.

🔖Jadi ternyata,  masa lalu bapaknya, ia adalah seorang yang pernah melakukan pesugihan agar ia sukses memiliki harta, dan itu sudah di lakukan selama 20 tahun yang lalu, dan memang sang bapak tersebut bisa dikatakan telah sukses seperti apa yang dahulu ia harapan. Tapi ketika sang bapak tersebut sudah bertaubat, maka jin yang pernah menolong bapak tersebut, pun senantiasa berbuat ulah kepada anaknya, hingga akhirnya sang anak pun di panggilkan seorang peruqyah untuk meruqyah dirinya. Tapi qodarulloh selesai di ruqyah, pagi harinya sang peruqyah mendapatkan khabar bahwa anak yang kemarin di ruqyahnya sudah mengalami penyakit gangguan kejiwaan (gila).

🌀Subhanalloh, demikian efek buruk kerjasama dengan syetan. Syetan dari bangsa jin ketika menolong manusia atau memberikan menfaat atau menolak kemudharatan kepada manusia itu tidak gratis atau Cuma-Cuma, tapi ia akan pamrih dari jerih payah yang telah ia lakukan ketika bekerjasama dengan manusia tersebut. Baik dalam bentuk sebagai khodam penjagaan (ilmu kebal dan sejenisnya), khodam sihir (santet dan sejenisnya), atau khodam untuk mendapatkan suatu hajat (penglaris dan sejenisnya), maka ia akan turut campur dalam keluarga si pemilik khodam. Gaggguan bukan hanya dialami oleh seseorang yang bekerjasama dengan bangsa jin tersebut,  tapi keluarga dan anak keturunannya akan menerima konseskuensi dari perbuatan tersebut, seperti yang di alami dalam kasus di atas.
Selain keburukan-keburukan seperti tersebut diatas,  cukuplah perbuatan oleh orang-orang yang bekerjasama dengan bangsa jin termasuk perbuatan yang di haramkan oleh syariat,  bahkan bisa termasuk perbuatan kesyirikan yang akan menghantarkan pelakunya kepada dosa yang tidak akan diampuni jika orang tersebut mati sebelum bertaubat atas perbuatan itu.

🌱Mudah-mudah Alloh memberikan hidayah kepada kita,  agar kita tidak terjebak melakukan  perbuatan bekerja sama dengan bangsa jin tanpa kita sadari,  seperti senantiasa melakukan wirid yang niatnya bukan untuk Alloh, misalnya niat untuk mendapatkan ilmu kekebalan,  atau mendapatkan hajat di dunia. Lalu selain itu bisa juga karena tata caranya tidak pernah di ajarkan oleh Rosulullah, misal : berdzikir kalimat la illaha illallah sebanya 999 kali di waktu tertentu.   atau kerjasama tersebut terjalin lewat benda-benda yang biasa sebagai perantara perdukunan,  seperti jimat.

🔖Bagi yang sudah melakukan kerjasama tersebut,  maka bersegeralah bertaubat dengan taubatan nasuha,  kemudian ruqyah diri kita untuk menghilangkan pengaruh jin yang Masih  ada pada diri kita.

🔅Mudah-mudahan Alloh senantiasa menjaga kita dari tipu daya dan makar mereka, agar kita tidak tersesat dan tidak mengalami keburukan-keburukan dari tipu daya dan makar syetan.

💫Wallahu a'lam

👆Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

👤Rendra Bukhori
🔰Ruqyah Corner🔰

🌍Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👉Kerjasama Pelatihan ruqyah
📱0895 0602 3844 (Rendra Bukhori)

====================

Aku Bersyukur KepadaMu ya Rabb..


Yuk kita awali pagi ini dengan bersyukur kepada Alloh subhanahu wa ta'la...

🌷Aku Bersyukur KepadaMu ya Rabb..

🍀Ya Alloh., Kami bersyukur kepada Mu ya Rabb, dengan penyakit yang kami derita ini,  menjadi sebab datangnya hidayah Mu kepadaku..

☘Ya Alloh., Kami  bersyukur kepada Mu ya Rabb, dengan sebab sihir yang mendera kami selama ini ,  membuat kami tersadar akan kelemahan kami dan ke Maha besar dan kuatNya Engkau ya Rabb..

💐Ya Alloh., Kami bersyukur kepada Mu ya Rabb,  dengan sebab musibah ini,  Engkau kenalkan kami dengan syariat-Mu ya Alloh..

🌾Ya Alloh., Kami bersyukur kepada Mu ya Rabb,  dengan gangguan jin  yang kami  alami ini,  Engkau kumpulkan kami dengan orang-orang sholih..

🍄Ya Alloh., Kami bersyukur kepada Mu ya Rabb,  kami yang dulu pernah mengalami efek buruk gangguan jin berupa kegelisahan,  rasa sakit yang tak kunjung berakhir karena makar mereka,  sekarang kami berkesempatan untuk dapat memberikan manfaat ilmu ruqyah syar'iyyah yang telah kami ketahui kepada hamba-hamba Mu lainnya yang masih merasakan efek buruk tersebut..

💫Ya Alloh ya Rabbi..
Zat yang membolak-balikan hati manusia, tetapkan hati kami dalam ketaatan kepada Mu dan tanamkan terus rasa syukur dalam diri kami..

🔖Jadikan hamba ini menjadi hamba yang senantiasa bersyukur atas semua karunia yang telah Engkau berikan kepada kami..

🔅Begitu besar hikmah dari semua taqdir  yang telah Engkau tetapkan untuk kami, baik itu taqdir yang baik maupun yang buruk (menurut pandangan kami).

💐Semua taqdir Mu adalah baik

🔖Maka Maha benar firman Mu yang mulia ini  :
و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ
“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al-Baqarah:216)

💐Betapa Engkau begitu sayang kepada Kami,  hingga Engkau berikan musibah kepada kami agar kami kembali ke jalan Mu, karena begitu banyak kemudahan dan kelapangan hidup yang kami rasakan justru membuat kami lupa kepada Mu Ya Rabb.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَبَلَوْنَاهُم بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada Allah).” (QS. Al A’raaf: 168)

🌷Teriring doa kami kepada Mu ya Rabb..
اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
ALLAHUMMA A’INNI ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBADATIK [Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu].” (HR. Abu Daud dan Ahmad, shahih)

🔖Wallahu a'lam

👆Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

👤Rendra Bukhori
KRS (Komunitas Ruqyah Syariah)

🌎Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👇Kerjasama Pelatihan ruqyah
Hubungi :
📱0895 0602 3844 (Rendra Bukhori)

====================

RUQYAH SYAR’IYYAH BUKAN PENGOBATAN AL TERNATIF


💐RUQYAH SYAR’IYYAH BUKAN PENGOBATAN AL TERNATIF


🔖Pada kesempatan parktek ruqyah yang lalu, ada seorang ibu yang menuturkan bahwa beliau beberapa waktu yang lalu habis berobat ke beberapa rumah sakit. Alasan beliau ke rumah sakit adalah beliau selama satu bulan belakangan ini mengalami kecemasan yang berlebih, beliau pun merasa dirinya begitu cape, selain itu beliau merasa sakit dan ada perasaaan akan mati.

🔅Sesampainya di rumah sakit dan ketika di cek, dokter pun menyimpulkan bahwa si ibu tidak mengalami sakit alias sehat-sehat saja. Karena merasa kurang puas dengan hasil kesimpulan sang dokter, maka ibu tersebut pun pindak ke rumah sakit lain untuk memastikan keadaan dirinya, karena beliau memang merasa ada kecemasan pada dirinya. Setelah menceritakan keadaan dirinya kepada dokter yang lain, maka sang dokter pun memvonis si ibu mengalami depresi, dan di berikanlah si ibu obat penenang untuk menghilangkan depresi yang sedang dialaminya. Alhasil ibu tersebut pun makin bertambah cemas dari hasil kesimpulan dokter tersebut.

💫Setelah berdiskusi dengan suami dan teman-temannya, maka temannya mengarahkan agar ia di ruqyah, mungkin penyakitnya yang di alaminya tersebut ada pengaruh dari gangguan jin.

🌷Benar adanya, setelah di lakukan proses ruqyah atas dirinya, tidak berapa lama si ibu pun mengalami reaksi berupa muntah-muntah (hanya berupa angin dan ludah saja), selain itu ibu itu pun merasakan ada rasa tidak nyaman pada tangannya, serta kepalanya terasa pusing. Setelah berapa lama di ruqyah, Alhamdulillah si ibu pun merasa sudah hilang reaksi yang tadi muncul pada saat di bacakan ayat-ayat ruqyah kepadanya.

☘Pelajaran yang bisa di petik dari kisah di atas adalah, sudah seharusnya bagi setiap muslim untuk mengupayakan ruqyah syar’iyyah pada awal pengobatan, bukan di akhir pengobatan. Karena ketika kita menjadikan ruqyah syar’iyyah sebagai pengobatan alternative (pengobatan yang terakhir setelah berobat dengan medis), maka akan ada kerugian yang akan kita dapatkan, baik rugi dalam segi waktu, biaya, tenaga dan lainnya, karena jika kita mengupayakan ruqyah syar’iyyah di awal pengobatan, maka kita sudah bisa memastikan hasil dari penyakit yang kita alami. Kalau memang murni medis, maka kita bisa mengupayakan pengobatan atas penyakit tersebut ke klinik kedokteran yang ada, walaupun ruqyah syar’iyyah juga bisa mengobati dengan izin Alloh penyakit-penyakit yang tergolong penyakit medis.

🔖Untuk penyakit yang di sebabkan karena sebab medis, maka kemungkinan tidak muncul reaksi pada saat di ruqyah, namun jika penyakit kita tergolong penyakit non medis (penyakit yang di sebabkan gangguan jin), maka akan muncul reaksi pada saat di bacakan.

💫Jika penyakit tersebut di sebabkan karena unsure non medis, in syaa Alloh keluhan-keluhan yang kita alami sebelumnya akan hilang dengan sebab ruqyah syar’iyyah yang kita upayakan.

🔅Upaya ruqyah syar’iyyah yang kita lakukan, tidak mesti harus selalu memanggil peruqyah, kita bisa mengupayakan terlebih dahulu ruqyah mandiri atas diri kita, baik sebagai pendeteksian ada tidaknya gangguan atau bisa sebagai terapi penyelesaian penyakit yang kita alami. Tapi jika belum memiliki ilmu dalam hal itu, atau kita belum merasa mampu melakukan ruqyah mandiri atas diri kita, maka kita boleh memanggil peruqyah untuk membantu dengan izin Alloh untuk menghilangkan penyakit yang kita alami.

🔖Sudah seharusnya bagi setiap muslim untuk mengupayakan bentuk-bentuk pengobatan atau obat-obatan yang telah di sunnahkan oleh Rosulullah shallallahu alaihi wasallam untuk kita gunakan. Jadikan obat atau pengobatan tersebut sebagai upaya pertama yang kita lakukan karena hendak mengikuti diri Rosulullah, mudah-mudah dengan begitu kita mendapatkan keberkahan dari pengobatan atau obat yang kita gunakan sebagai sebab kesembuhan atas diri kita.

🌷Wallahu a'lam

🔅Mudah-mudahan yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

👤Rendra Bukhori
KRS (Komunitas Ruqyah Syariah)

🌎Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👇Kerjasama Pelatihan ruqyah
Hubungi :
📱0895 0602 3844 (Rendra Bukhori)

===================

Berdakwah Via Ruqyah Syar'iyyah


🔰Berdakwah Via Ruqyah Syar'iyyah🔰

🔖Kaum muslimin yang dirahmati Alloh, berdakwah merupakan pekerjaan yang mulia, pekerjaan para Nabi dan Rosul serta para salafusholih.

🔅Dengan berdakwah, akan muncul jiwa-jiwa yang hidup, mereka berubah karena hidayah dari Alloh dengan sebab dakwahnya para dai yang ikhlas di jalan Alloh. Akan tercipta banyak kebaikan dari hidupnya jiwa-jiwa yang sebelumnya mati, dan sebaliknya akan banyak tercipta keburukan-keburukan dari matinya jiwa-jiwa manusia.

👉Lalu pertanyaannya mengapa kami memilih berdakwah via ruqyah ?

💫Ruqyah merupakan salah satu sunnah Nabi shallallahu alihi wasallam yang di ajarkan untuk umatnya sebagai salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah penyakit yang mendera manusia, baik penyakit medis maupun non medis (penyakit karena gangguan jin). Terkhusus penyakit non medis, maka ruqyah merupakan solusi yang tepat untuk menjadi sarana pengobatan atas penyakit tersebut.

✨Namun miris kita dapati masih banyak dari kaum muslimin yang belum mengetahui apa itu ruqyah syar’iyyah dan apa manfaatnya bagi mereka.

🌀Ketidak tahuan mereka akan manfaat ruqyah, menjadikan permasalahan yang dihadapi oleh kebanyakan kaum muslimin tidak terselesaikan dengan baik, karena ternyata permasalahan yang mereka hadapi menjadi bagian makar jin pada diri mereka, karena itu muncul berbagai macam keluhan-keluhan, seperti munculnya rasa sakit pada tubuh mereka, terganggunya pikiran, terganggunya perasaaan, terganggunya ibadah mereka, dan lain sebagainya

💫Selain itu, tanpa mereka sadari, banyak dari perbuatan-perbuatan orang-orang yang kami ruqyah, perbuatan tersebut merupakan perbuatan-perbuatan yang mengundang jin masuk ke dalam tubuh mereka, perbuatan tersebut pun bisa masuk ke dalam perbuatan-perbuatan yang mengandung unsur kesyirikan dan bertentangan dengan syariat, seperti : datang ke dukun, memiliki ilmu kekebalan, ilmu kebathinan, pasang susuk, memakai jimat, memiliki wafak dan isim-isim, mengamalkan amalan-amalan yang tidak di syariatkan, dan lain sebagainya.

🔖Padahal Alloh secara jelas dalam firman-Nya yang mulia dan Rosulullah telah menyampaikan dalam sabda-sabda-Nya, bahwa perbuatan-perbuatan tersebut diatas termasuk dalam perbuatan yang tidak di syariatkan, bahkan terancam masuk perbuatan syirik. Dan seperti kita ketahui bahwa perbuatan syirik masuk kategori dosa besar, bahkan perbuatan tersebut dapat mengeluarkan mereka dari keislaman.

👤Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda perihal jimat :
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
“Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim).

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
“Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)

👤Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda perihal mendatangi dukun :
مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ سَاحِراً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ؛ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
“Barangsiapa mendatangi dukun atau tukang sihir lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
[HR. Al-Bazzar, 5/315 no. 1931 dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu dan sanadnya dinilai shahih oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya 1/393 dan al-Albani dalam Shahihul Jami’ 2/956]

👤Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma,  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ.
“Barangsiapa yang mengada-ngada dalam urusan (agama) kami ini, sesuatu yang bukan bagian darinya, maka ia tertolak” (HR. Al-Bukhari (no. 2697) dan Muslim (no. 1718),
Ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan dosa syirik

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ١١٦
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya (QS An Nisa : 116)

🔅Untuk itu penting bagi kita untuk mengilmui perbuatan-perbuatan apa saja yang masuk dalam perbuatan syirik kepada Alloh, dan juga perbuatan-perbuatan apa saja yang tidak sesuai dengan syariat islam.
Beranjak dari hal itulah, kami memandang bahwa perlu ada sebagian dai yang mau mendakwahi orang-orang yang masih melakukan perbuatan tsb diatas, selain untuk mengindarkan mereka dari perbuatan syirik, manfaat lainnya dapat menjadi sarana pengobatan untuk menghilangkan gangguan yang mereka derita karena perbuatan-perbuatan tersebut tanpa mereka sadari menjadi pintu masuk jin masuk ke tubuh mereka, dan tentunya ketika jin telah masuk ke tubuh seseorang, maka akan muncul keburukan-keburukan pada orang tersebut, baik berupa gangguan pada fisik, pikiran, perasaan, maupun ibadah meraka. Orang-orang yang mengalami gangguan jin akibat perbuatan tersebut diatas, akan di buat oleh syetan dari bangsa jin yang masuk ke tubuh mereka, cendrung untuk melalaikan ibadahnya dan senang untuk melakukan kemaksiatan kepada Alloh.

🌀Semoga dengan niat yg mulia ini, in syaa Alloh biidznillah akan banyak orang-orang yg mendapatkan hidayah dengan sebab para dai yang berdakwah melalui sarana ruqyah syar’iyyah, dan sekaligus memberikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi akibat perbuatan-perbuatan masa lalu mereka.

🔅Wallahu a'lam..

👆Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat..

👤Rendra Bukhori
🔰Ruqyah Corner🔰

🌍Sumber : inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

👨‍👨‍👦‍👦Group Whatsapp Ruqyah Corner

👉Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f
====================
👉Bagi ikhwa/akhwat sekalian yang mau ikut berdakwah via ruqyah syar'iyyah..

📝caranya gampang :

👇hanya dengan membantu menyediakan tempat pelatihan ruqyah syar'iyyah di tempat tinggalnya masing-masing, baik itu di masjid, majelis ta'lim, kantor, keluarga dan lain sebagainya.

🌷In syaa Alloh kami siap bekerjasama untuk mengadakan pelatihan ruqyah syar'iyyah di tempat tinggal anda.

🌱Semakin banyak masyarakat yang mengenal manfaat ruqyah syar'iyyah, in syaa Alloh hal itu akan mengurangi bahkan menghilangkan kesyirikan-kesyirikan karena perbuatan atau benda-benda yang yang di larang oleh syariat untuk di jauhi, selain itu juga akan berkurangnya atau bahkan hilang praktek-praktek perdukunan yang telah ada saat ini.

👉Yuk kita berdakwah via ruqyah syar'iyyah..💪😀

PERTOLONGAN PERTAMA SAAT MUNCUL GANGGUAN


🔰PERTOLONGAN PERTAMA SAAT MUNCUL GANGGUAN🔰


🔸Ada sebuah kasus yang mungkin di alami oleh orang2 yang mengalami gangguan jin. Misalnya : ada seseorang yang ketika ia mendengarkan ayat2 ruqyah yang terdengar via suara audio, tiba2 muncul rasa di tubuhnya, seperti menggigil, atau merinding, pusing, atau rasa yang lainnya.

👉Kenapa hal itu bisa terjadi.??

🔸Hal itu terjadi karena orang tersebut sedang mengalami gangguan jin, artinya ada jin di dalam tubuh orang tersebut.

👉Lalu apa yang harus dilakukan ketika kita atau orang terdekat kita sedang mengalami kasus serupa?

🔸Sikap pertama adalah pastikan bahwa kita tidak panik terhadap hal itu. Kemudian bangun sikap ketawakkalan yang sempurna kepada Alloh bahwa Alloh akan menolong orang2 yang beriman dari makar syetan yang sedang terjadi pada diri kita, selain itu pastikan kita memiliki keyakinan yang kuat, bahwa in syaa Alloh dengan idzin Alloh kita akan mampu menyelesaikan masalah tersebut.

🔸Kenapa hal diatas perlu ada pada diri orang2 yang sedang mengalami reaksi ketika gangguan itu muncul, dan kami dahulukan sebelum upaya2 yang akan kami sebutkan selanjutnya,
Jawabannya adalah, karena ketika sikap yang tersebut di atas belum terbangun, maka ketika orang tersebut termasuk kelompok orang2 yang mengalami gangguan jin yg berat, maka sangat mungkin jin yang ada pada diri orang tersebut untuk berbuat makar yang lebih besar dari apa yang sudah terasa sebelumnya, seperti membuat orang tersebut kerasukan (tidak bisa mengontrol dirinya).

🔸Dari pengalaman yang ada, ada seseorang yang ia positif mengalami gangguan jin, lalu ketika ia ingin mengupayakan ruqyah mandiri, dan ketika upaya tersebut baru akan di laksanakan, tiba2 jin yang ada dalam tubuhnya mengambil alih pikiran orang tersebut. Alhasil yang terjadi adalah orang tersebut mengalami kesurupan.

🔸Kenapa hal ini terjadi, karena orang tersebut sejak awal sebelum melakukan ruqyah mandiri, sudah mengalami kekhawatiran akan terjadi sesuatu ketika ia melakukan ruqyah mandiri. Sikap ini jelas menunjukan kelemahan atas orang tersebut, dan jin yang ada dalam tubuhnya akan sangat mungkin menguasai dirinya, karena sudah ada rasa takut pada diri orang tersebut. Rasa takut itulah yang menjadi satu celah bagi syetan untuk menguasai pikiran orang tersebut.

🔸Munculnya kekhawatiran sebenarnya masih suatu hal yang bisa di maklumi adanya, karena mungkin ia belum memiliki ilmu tentang gangguan jin & pengobatannya, selain itu mungkin karena pemahaman tauhid yang juga lemah pada diri orang tersebut.

🔸Jika kita merasa bingung dalam menghadapi permasalahan tersebut diatas, maka upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan mencari ilmu yang berkaitan dengan ruqyah syar’iyyah dan pengobatan gangguan jin, atau cara termudahnya dengan mencari seorang peruqyah untuk membantu kita menyelesaikan permasalahan kita tersebut.

🔸Namun jika kita memiliki keyakinan yang kuat bahwa kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan kita yakin akan pertolongan Alloh, maka upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan ruqyah mandiri, artinya kita membacakan ayat2 Al Qur’an untuk diri kita sendiri. (silahkan baca artikel bagaimana cara melakukan ruqyah mandiri).

🔸Ruqyah mandiri merupakan upaya yang pertama yang bisa di lakukan oleh orang2 yang mengalami keadaan tersebut diatas. Jika keyakinan diri kita kuat, maka makar yang di lancarkan jin pada diri kita, hanya terasa pada fisik kita, dan tidak sampai mengambil alih pikiran kita, artinya ketika mulai melakukan ruqyah mandiri, maka bisa jadi kita akan kesulitan untuk melafadzkan ayat2 Al Qur’an, karena muncul rasa sakit pada tenggorokan kita, atau lidah kita di buat kelu oleh jin hingga kita tidak mampu melafadzkan ayat2 tersebut. Tapi jika kita berusaha sekuat tenaga untuk melawan hal tersebut, in syaa Alloh dengan pertolongan Alloh kita akan bisa melafadzkan ayat2 tersebut meski dalam kedaan terbata2, dan jika itu terus kita lakukan, maka efek selanjutnya adalah kita akan merasakan muntah sebagai wujud pengurangan gangguan yang sedang kita alami, karena pada dasarnya syetan itu lemah, dan ia tidak akan kuat melawan ayat2 Alloh. Hanya saja perlu ada keyakinan yang kuat kepada Alloh agar senjata yang kita gunakan, yaitu bacaan Al Qur’an kita dapat menjadi senjata yang ampuh untuk menghancurkan makar jin yang sedang menyerang diri kita.

🔸Sebagai penunjang perlawanan kita terhadap jin yang sedang makar pada diri kita, maka kita bisa meminumkan herbal sunnah, baik yang sudah di ruqyah atau pun belum, seperti : madu, zaitun, bidara, habatussauda, dll. Fungsi herbal sunnah tersebut adalah untuk melemahkan pengaruh jin yang ada pada diri kita. Biasanya setelah minum herbal tsb, efeknya adalah muntah2 yang menandakan efek positif dari upaya yang sedang kita lakukan.

👉Sampai kapan kita melakukan ruqyah mandiri.?

🔸Ruqyah mandiri terus kita lakukan sampai tidak rasa lagi yang di rasakan pada tubuh kita, artinya ketika kita membacakan lagi ayat2 ruqyah pada diri kita, atau kita mendengar ayat2 ruqyah via audio, dan kita sudah tidak merasakan ada rasa yang muncul pada tubuh kita, maka hal itu menunjukan hal yang positif dari apa yang sudah kita lakukan, artinya gangguan yang kita derita kita sudah tidak ada. Masih adanya rasa pada diri kita, hal tersebut menandakan masih adanya gangguan pada diri kita.

🔸Mudah2an Alloh berikan kekuatan kepada kita untuk berjuang melawan makar syetan yang ada pada diri kita dan akhirnya Alloh mudahkan kita untuk melakukan upaya ruqyah syar’iyyah dengan peran diri kita sendiri. Dan hanya kepada Alloh lah kita memohon pertolongan-Nya agar Ia menolong kita untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi saat ini.

👆Wallahu a'lam..
Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat..

👤Rendra Bukhori
KRS (Komunitas Ruqyah Syar'iyyah)

💻Sumber :
Inforuqyahsyariyyah.blohspot.com

👉Kerjasama pelatihan ruqyah :
📱0895 0602 3844 (Rendra Bukhori)

====================

SEMBUH DENGAN YANG HALAL


🌱SEMBUH DENGAN YANG HALAL

🔅Kesehatan adalah impian setiap orang, dan sebaliknya sakit adalah keadaan yang tidak di inginkan oleh setiap orang. Sehat dan sakit adalah bagian dari nikmat Alloh yang patut di syukuri keadaannya.

🔖Kesehatan dan sakit akan selalu bergulir dalam kehidupan manusia. Adakalanya seseorang itu akan terkena penyakit, dan adakalanya seseorang pun akan sehat kembali setelah ia mengalami sakit.

💫Yang perlu menjadi perhatian kita, bukan masalah keadaan kita yang sedang sehat atau sedang sakit, tapi penyikapan kita akan kondisi tersebut. Kedua keadaan diatas akan ada kebaikan pada keduanya. Keadaan yang sehat seharusnya membuat kita bersyukur, dan keadaan sakit membuat kita bersabar. Sabar dan syukur akan menjadi kebaikan di sisi Alloh.
   Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ؛ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya” (HR. Muslim no.7692).

🔖Yang menjadi masalah adalah, tidak sedikit ada beberapa orang yang kurang sabar atas penyakit yang ia derita, keadaan tersebut menghantarkan mereka untuk berusaha mendapatkan kesembuhan dari sakitnya, hanya saja tidak melihat halal atau haram dalam usahanya tersebut. Padahal Rosulullah shallallahu alaihi wasallam sudah jauh-jauh hari mengingatkan kita untuk tidak berobat kepada yang haram.

👤Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللهَ خَلَقَ الدَّاءَ وَ الدَّوَاءَ، فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَتَدَاوَوْا بِحَرَامٍ
“Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan obatnya, maka berobatlah dan janganlah berobat dengan (obat) yang haram.” (HR. Ad-Daulabi dalam Al Kuna, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al Ahaadits Ash Shahiihah no. 1633)
Dalam hadits lain di sebutkan jaminan dari Alloh akan obat dari penyakit yang telah Alloh turunkan bagi para hamba-Nya. Dan tentunya janji itu berlaku untuk obat-obat yang di halalkan oleh seorang hamba untuk di gunakan sebagai sebab mendapatkan kesembuhan.

👤Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

✨Imam Muslim ‘merekam’ sebuah hadits dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasannya beliau bersabda,
لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءُ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ
 “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat itu tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan seizin Allah ‘Azza wa Jalla.”

🌷Kesembuhan bukan merupakan tujuan yang harus di capai oleh seorang hamba, tapi keridhoan Alloh lah yang harus menjadi tujuannya. Jangan sampai hanya karena ingin mendapatkan kesembuhan, namun kita berani melanggar rambu-rambu yang telah di tetapkan oleh syariat sebagai batasannnya.

🔅Sebagai seorang muslim, kita sudah di ingatkan oleh Alloh agar menjauhi praktek-praktek pengobatan yang mengandung unsur-unsur kesyirikan misalnya datang ke dukun, berobat dengan perantara jimat, pengobatan dengan bantuan jin, dan pengobatan lainnya.

👤Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ أَتَا عَرَّافًا أَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُوْلُ، فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ
“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lantas ia membenarkan perkataannya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan pada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam” (HR. Ahmad dalam Al Musnad, Al Hakim dalam Al Mustadrak –dan ia menilainya shahih dengan syarat Al Bukhari & Muslim-, dan Al Baihaqi).

💫Selain kita harus meninggalkan praktek-praktek pengobatan yang mengandung unsur kesyirikan, kita pun harus meninggalkan obat-obatan atau praktek pengobatan yang di haramkan oleh syariat karena obat-obatan tersebut mengandung unsur zat-zat yang di haramkan, misalnya : minum air seni (karena air seni merupakan najis), minum darah ular.

🔖Cukupkan diri kita dengan bertawakkal kepada Alloh dengan obat-obatan dan praktek pengobatan yang di sunnahkan oleh Rosulullah Shallallahu’alaihi Wasallam  dan di perbolehkan oleh syariat untuk kita upayakan sebagai sebab kesembuhan atas penyakit kita.

🌷Mudah-mudah Alloh memberikan kesabaran atas penyakit yang sedang kita alami, lalu kemudian Alloh memberikan pahala yang besar atas kesabaran kita tersebut, dan pada akhirnya Alloh berikan kesembuhan bagi kita dari penyakit yang kita derita.

🔖Wallahu a'lam

👆Mudah-mudahan yang sedikit ini bermanfaat buat kita semua.

👤Rendra Bukhori
🔰Ruqyah Corner🔰

🌍Sumber :
www.inforuqyahsyariyyah.blogspot.com

Group Whatsapp Ruqyah Corner
Ikuti tautan ini untuk bergabung ke grup WhatsApp saya: https://chat.whatsapp.com/KjclVa72TeEKemxQ3tFW2f
===================

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: youremail@gmail.com

Our Team Memebers